Definisi Gunung Merapi
| Nama | : | Gunung Merapi |
| Jenis | : | Stratovolkano |
| Nama Kawah | : | Kawah Mati |
| Lokasi | : | Koordinat/ Geografi : 7°32,5'LS dan 110°26,5' BT.
Secara administratif termasuk :Kab. Sleman, Prop. DI. Yogyakarta, Kab. Magelang, Boyolali, Klaten, Propinsi Jawa Tengah. |
| Ketinggian | : | 2968 m. dpl (kondisi tahun 2001) atau 3079 m di atas kota Yogyakarta. |
| Kota Terdekat | : | Sleman, DI. Yogyakarta, dan Magelang Jawa Tengah |
Gunung
Merapi terletak di provinsi Jawa Tengah. Gunung ini masih sangat aktif
hingga kini. Bagi masyarakat sekitarnya gunung Merapi merupakan berkah
tersendiri karena mandatangkan material pasir yang luar biasa banyak dan
berkualitas bagus. Bagi pemerintah daerah juga berkah tersendiri karena
manjadi salah satu obyek wisata yang sangat menarik dan banyak
dikunjungi baik yang hanya sekedar melihat dari gardu pandang atau yang
ingin menikmati keindahan puncak Merapi dengan melakukan pendakian
secara langsung.
Gunung Merapi mempunyai ketinggian 2968 m dari
permukaan laut dan terletak lebih kurang 25 km dari Yogyakarta. Gunung
Merapi terbentuk pertama kali sekitar 60.000-80.000 tahun yang lalu.
Namun sejarah aktivitasnya baru mulai diamati dan ditulis sebagai
dokumen sejak tahun 1791. Puncak Merpai menjajikan daya pikat untuk
menikmati keindahan matahari terbit pada pagi hari dengan pemandangan
alami dari jajaran Gunung Ungaran, Telomoyo dan Merbabu. Gung Merapi dan
sekitarnya menawarkan wisata gunung api seperti udara yang sejuk,
lintas alam, keindahan kubah lava yang masih aktif.
Puncak Merapi
Aktivitas Gunung Merapi dicirikan oleh
magma yang keluar perlahan dari dalam tubuh hung api dan menumpuk
dipuncak hingga berbentuk kubah lava dengan volume 0,9 juta m kubik
lebih.. Dikubah lava dan sekitarnya, gas vulkanik dan uap air
dimanifestasikan sebagai lapangan solfatar/fumarol. Puncak Garuda
merupakan produk lava yang menyerupai burung garuda, yang merupakan
titik tertinggi Gunung Merapi dan merupakan lokasi untuk melihat kubah
lava yang masih aktif. Bagi pecinta alam/vulkanologi dapat berkemah di
dataran yang berlokasi didekat puncak tersebut./font>
Pendakian Puncak Merapi
Puncak
Gunung Merapi dapat dijangkau melalui du jalur pendakian yaitujalur
utara dari desa Plalangan Selo dengan sekitar 1800 m, menuju Selokopo
Ngisor, Selokopo Nduwur, Gajah Mungkur, Pasar bubar dan Puncak serta
jalur pendakian selatan dari desa Kinahrejo. Pendakian dari arah utara
merupakan jalur yang disarankan karena mempunyai lereng yang lebih
landai. Aktivitas Gunung Merapi akhir-akhir ini mengarah ke selatan
sampai barat juga mendukung jalur utara sebagai jalur yang lenih aman.
Di daerah Kinahrejo sekitar 1 km di sebelah barat Bebeng Kaliadem
merupakan pintu gerbang pendakian ke puncak Merpai dari jalur selatan.
Lereng Barat Merapi
Di
lereng Barat Gunung Merapi terdapat Pos Babadan yang berada pada 1278
m. Dari Pos Babadan dapat dilihat morfologi Puncak Merapi yang terjal
dengan kubah lava aktifnya. Pada saat aktif suara-suara guguran lava
terdengan cukup jelas. Pos ini dilengkapi bangunan perlindungan"Gua"
berbentuk T seluas 90 m persegi. Gua ini dibangun tahun 1930 yang
dilengkapi dengan ruang pengamatan, temapat tidur permanen, dan
fasilitas air. Gua ini berfungsi sebagai ruang penyelamatan dan
pengamatan sementara pada saat terjadi letusan. Pada sat ini Gua
tersebut dimanfaatkan sebagai ruang pemantauan menggunakan alat tilt
meter dan gravitasi. Jurangjero terletak dilereng Barat Merapi antara
pos pengamatan Ngepos (dilengkapi menara setinggi 20 m) dengan puncak
merapa.
Lereng Utara Merapi
Dilereng utara Merpai
terdapat beberapa obyek wisata yang menarik seperti air terjun "Kayang"
setinggi 50 m di Desa Wonolelo, Air ini berasal dari Tuk Sanga (mata air
sembilan) di dusun Windu Kidul lereng Gunung Merbabu. Bagi pecinta alam
yang ingin berkemah terdpat arena kemah yang berlokasi di atas air
terjun tersebut. Disamping Pos Pengamatan Jrakah yang terletak di lereng
Gunung Merbabu merupakan Pos yang sangat baik untuk beristirahat dan
melakukan persiapan sebelum mendaki puncak Merapi. Pos Selo juga
terletak di lereng Gunung Merbabu dapat dijangkau dengan berjalan kaki
sekitar 15 menit darim Kota Kecamatan. Pos ini menawarkan Panorama
Gunung Merapi dan Merbabu yang indah
Awan Panas Lava Pijar
Awan
Panas guguran (wedus gembel) ataupun guguran lava pijar merupakan
manifestasi dari aktivitas gunung api yang sangat berbahaya. Dari
kejauhan aktivitas Merapi yang berupa wedus gembel dan guguran lava
pijar dan keadaan cuaca terang sangat indah untuk dilihat. Bebarapa
lokasi dapat digunakan sebagai tempat aman bagi yang ingin menyaksikan
aktivitasnya seperti pos-pos pengamatan, gunungapi yang tersebar
dilereng sekitar Gunung Merapi.
Bukit Turgo Dan Plawangan
Bukit
ini menawarkan pemandangan yang indah dan olah raga yang berhubungan
dengan alam dan keilmuan. Olah raga lintas alam melalui hutan Turgo dan
Plawangan serta pengamatan terhadap endapan hasil letusan masa lalu yang
tersingkap di sepanjang jalan setapak merupakan aktivitas yang menarik
di daerah ini. Bukit Turgo dan Plawangan termasuk dalam batuan Merapi
tua dan berumur sekitar 40.000 tahun. Bagian barat Bukit Plawangan
termasuk daerah yang terkena awan panas (wedus gembel).
Gardu Pandang
Terletak
di tepi sungai Boyong pada ketinggian sekitar 800 m dari permukaan laut
dan terletak diantara Bukit Turgo dan Plawangan. Selain tempat untuk
melihat pemandangan ke arah puncak Gunung Merapi, di sekitar lokasi ini
juga dapat diamati endapan awan panas "wedus gembel" hasil letusan
Nopember 1994. Wisatawan yang menikmati pemandangan gardu ini perlu
memperhatikan tingkat aktivitas Gunung Merapi karena daerah ini termasuk
dalam daerah rawan bencana.
Wisata Kaliadem
Bumi
perkemahan dan arena panjat tebing di Bebeng Kaliadem dikemas sebagai
daerah untuk melihat Gunung Merapi dari sisi tenggara. Di lokasi ini
juga tersedia pendapa yang teduh untuk mengagumi Gunung Merpai bagi
pengunjung yang inin beristirahat sejenak. Di samping itu Kaliadem
merupakan salah satu pintu gerbang ke puncak Merpai dari jalur selatan.
Wisata Kaliurang
Menawarkan
taman rekreasi seluas 10.000 m persegi. arena bermain anak dengan cuaca
yang sejuk.Patung beberpa jenis hewan, ayunan, kolam renang mini dan
lain-lain merupakan fasilitas pelengkap yang dapat dimanfaatkan sebagai
arena lomba unutk anak-anak. Tlogo Putri merupakan kolam renang dengan
air alami dari sumber air di lereng Bukit Plawangan. Wisatawan dapat
berenang bersantai dan melihat desa yang terletak dibawahnya serta
rimbunnya taman Perhutani. Tlogo ini terletak di depan terminal bus
Kaliurang dan dekat dengan pusat cindera mata dan jajanan khas
Kaliurang. Peta wisata Kaliurang yang dilengkapi dengan jalur wisata
Kaliurang dan informasi penginapan telah disediakan oleh Dinas
Pariwisatar setempat
Padang Golf
Merapi Golf merupakan
salah satu daya tarik wisata yang dikelola oleh PT. Merapi Golf
Gelanggang Wisata terletak di desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan.
Arena ini mewakili lapangan golf tingkat international di atas tanah
seluas 6 hektar dengan kapasitas 140 pemain. Pemandangan Gunung Merapi
secara utuh dengan Bukit Turgo dan Plawangan merupakan daya pikat
berolah raga disini
Sejarah Letusan
Berdasarkan
sejarah, Gunung Merapi mulai tampil sebagai gunungapi sejak tahun 1006,
ketika itu tercatat sebagai letusannya yang pertama (Data Dasar Guungapi
Indonesia, 1979). Sampai Letusan Februari 2001, sudah tercatat meletus
sebanyak 82 kejadian. Secara rata-rata Merapi meletus dalam siklus
pendek yang terjadi setiap antara 2 – 5 tahun, sedangkan siklus menengah
setiap 5 – 7 tahun. Siklus terpanjang pernah tercatat setelah mengalami
istirahat selama >30 tahun, terutama pada masa awal keberadaannya
sebagai gunungapi. Memasuki abad 16 catatan kegiatan Merapi mulai
kontinyu dan terlihat bahwa, siklus terpanjang pernah dicapai selama 71
tahun ketika jeda antara tahun 1587 dan kegiatan 1658.
Letusan
Gunung Merapi selalu dilalui dengan proses yang panjang yang dimulai
dengan pembentukan kubah, guguran lava pijar, awanpanas yang secara
definisi sesungguhnya awal dari erupsi tipe efusif. Di bawah ini
ditampilkan tabel yang memuat waktu letusan dan lamanya letusan tersebut
yang dihitung sejak masa awal proses erupsi hingga letusan puncak
secara menyeluruh